Nikita Mirzani

Pasang Iklan Anda disini Hubungi Brama News

Penulis : Maulana S.
Redaktur : Brama News

Sambil nunggu jam sidang saya jadi ingin membahas soal Nikita dari aspek hukum, bukan aspek moralitas baik dan buruk. Nikita Mirzani saya baca Nikita ‘Mirsani’ dalam bahasa Jawa mirsani itu melihat atau dilihat dari kata perso jadi “Nikita Mirsani” mengandung arti NI KITA LIHAT, hehe.

Berkaitan dengan peristiwa hukum tweetnya soal habib jual obat apakah bisa dia dipidana? Agar bisa dipidana Nikita Mirzani atas tuduhan pencemaran nama baik ditweetannya perlu pembuktian unsur-unsur pidana sebagaimana yang diatur dalam pasal-pasal KUHP, di pasal 310 ayat (2) KUHP, yaitu :
• Unsur kesengajaan;
• Unsur menyerang kehormatan dan nama baik;
• Unsur dengan menuduhkan sesuatu hal;
• Unsur supaya hal itu diketahui umum;
• Unsur dilakukan dengan tulisan atau gambaran yang disiarkan, dipertunjukkan atau ditempelkan di muka umum.

Dan yang lebih penting adalah pada Pasal 310 ayat (1) Menurut R. Soesilo, supaya dapat dihukum menurut pasal ini, maka penghinaan itu harus dilakukan dengan cara “menuduh seseorang telah melakukan perbuatan tertentu” dengan maksud agar tuduhan itu tersiar (diketahui oleh orang banyak). Perbuatan yang dituduhkan itu tidak perlu suatu perbuatan yang boleh dihukum seperti mencuri ataupun menggelapkan. Jadi harus ada orang/nama person yang dituduh.

Karena ini delik aduan maka harus dibuktikan juga bahwa yang dimaksud Nikita jual obat ini adalah habib Riziq. Bagi saya tweet Nikita dari aspek hukum tidak jelas sebab dia tidak menyebut nama siapapun oleh karena sangat mungkin bisa lolos dan tidak ada apa-apa. Wah kayaknya cerdas Nikita ini. Secara hukum yang justru bahaya menurut saya adalah yang menyebut Nikita lonte, itu jelas ada nama yang disebut.

Cerdas juga Nikita ini bikin saya gemes. Dasar LONTE (maksud saya ello dan ente)… 😁😆

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.